January 11, 2019
No Comment
Alumni angkatan tahun 1974 sampai tahun 1976 telah mengadakan reuni dengan ketua panitia Halim Santoso/Lim Che Chung pada tanggal 1 September 2018 bertempat di Hotel Harris Vertu Hotel Harmoni Lantai 5, di Jalan Hayam Wuruk Nomor 6 Jakarta Pusat. Tamu yang datang langsung dipersilakan menikmati coffee/tea break dengan kuekue kecil.
Acara dibuka dengan doa secara Katolik dan selanjutnya Halim menyampaikan sambutannya yang mengemukakan bahwa sejak reuni akbar ke-4 yang diadakan di Sun City pada tahun 2007, maka ini adalah reuni akbar ke-5 dari 250 orang alumni tahun 1976. Yang hadir hari ini ada 107 orang dengan ditambah panitia kerja sebanyak 45 orang. Acara dilanjutkan dengan foto-foto per kelas, nyanyi bersama “di sana tempat lahir beta.” Sambutan dari Soeseno menyampaikan bahwa Halim sekarang telah diangkat sebagai direktur akademik Sekolah Terpadu Pahoa. Julia Tjitro dalam sambutannya menyampaikan tentang dibentuknya PAS/ Perkumpulan Alumni SMAN 19 Jakarta dengan pendiri tertua dari alumni angkatan tahun 1969 Bong Hoi Tjhan dan termuda dari angkatan tahun 1996 Erwin. Angkatan tahun 1976 yang telah bergabung adalah Halim Santoso dan Heru Huray. Tanda terima kasih kepada guru diberikan kepada Watimena, Bernhard Pribadi, Yulianti, Sri Kasnawi istri dari alm Januar, Darmawan/Lim Tjoan Soei, dan guru bahasa Jerman, Rugebregh, yang datang agak terlambat diantar oleh keluarga dengan menggunakan kursi roda.
Acara dilanjutkan dengan senam gembira dan ceramah oleh Dr. Gia Pratama dengan topik “Umur hanya angka, muda itu gelora jiwa”. Dikatakan bahwa gula darah yang normal terletak di antara 80–120 mg/dl yang berarti bahwa dalam 5 liter darah hanya boleh ada gula sebanyak 5 gram (1 liter darah boleh mengandung 1 gram gula) dan kalau membeli makanan/ minuman supaya memperhatikan ingredient/komposisinya.
Perhatikan juga kadar gulanya berapa. Karena itu sebaiknya diadakan cek rutin berupa pemeriksaan darah, rongent, EKG, dan olahraga.
Setelah selesai ceramah, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dengan makanan salmon, sop buntut dan bakmi baskom. Di meja prasmanan masih tersedia juga makanan lainnya.
Acara dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lilinlilin kecil dengan memakai stik yang bisa menyala. Show dari alumni adalah “Nostalgia jaman sekolah” yang mengingatkan suasana masa-masa di sekolah, dengan penampilan cerita yang cukup berkesan dan suasana meriah. Acara ditutup dengan grand prizes yang cukup banyak.
Alumni tahun 1974-1976 semoga tetap jaya dan kompak. Tuhan memberkati